admin
Home »  admin

Selamat Datang di Portal LPPM

Bahaya Lisan

Lisan adalah anugerah sekaligus ujian bagi manusia. Dari sekian banyak anggota tubuh, lisan memiliki kekuatan luar biasa—bisa menyebarkan kebaikan atau menjerumuskan ke dalam kebinasaan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan betapa pentingnya menjaga perkataan, karena setiap kata yang keluar dari mulut seseorang dapat menjadi cerminan hatinya. Dalam berbagai hadis, beliau mengingatkan bahwa ucapan yang tidak terjaga dapat membawa seseorang ke dalam neraka, sementara menjaga lisan adalah kunci keselamatan dan jaminan masuk surga. Betapa besar dampak dari sesuatu yang terlihat kecil—maka pantaslah jika lisan menjadi pusat perhatian dalam ajaran Islam.


Berkata yang baik atau Diam
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ


“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata-kata yang baik atau diam. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia tidak menyakiti tetangganya [2]. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 47. Lafadz hadits ini milik Bukhari.)


Penyebab kebanyakan manusia dimasukkan kedalam neraka,


Diriwayatkan dari sahabat Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, dalam sebuah hadits yang panjang, di akhir hadits disebutkan, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


أَلَا أُخْبِرُكَ بِمَلَاكِ ذَلِكَ كُلِّهِ


“Maukah Engkau aku kabarkan dengan sesuatu yang menjadi kunci itu semua?”

Aku menjawab, “Ya, wahai Nabi Allah.”

Lalu beliau memegang lisannya, dan bersabda,


كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا


“Tahanlah (lidah)-mu ini.”

Aku bertanya, “Wahai Nabi Allah, (apakah) sungguh kita akan diadzab disebabkan oleh perkataan yang kita ucapkan?”

Beliau menjawab,


ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ، وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ أَوْ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلَّا حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ


“(Celakalah kamu), ibumu kehilanganmu wahai Mu’adz! [1] Tidaklah manusia itu disungkurkan ke dalam neraka di atas muka atau hidung mereka, melainkan karena hasil ucapan lisan mereka.” (HR. Tirmidzi no. 2616, dinilai shahih oleh Al-Albani)


Jika lisan ini lurus maka anggota badan yang lain akan lurus (baik)

Dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudhri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


إِذَا أَصْبَحَ ابْنُ آدَمَ فَإِنَّ الأَعْضَاءَ كُلَّهَا تُكَفِّرُ اللِّسَانَ فَتَقُولُ: اتَّقِ اللَّهَ فِينَا فَإِنَّمَا نَحْنُ بِكَ، فَإِنْ اسْتَقَمْتَ اسْتَقَمْنَا وَإِنْ اعْوَجَجْتَ اعْوَجَجْنَا


“Bila manusia berada di waktu pagi, seluruh anggota badan tunduk kepada lisan lalu berkata, “Takutlah kepada Allah untuk kami, kami bergantung padamu. Bila Engkau lurus, kami pun lurus. Dan bila Engkau bengkok, kami pun bengkok.” (HR. Tirmidzi no. 2407, dinilai hasan oleh Al-Albani)


Jaminan bagi orang yang menjaga lisannya

Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الجَنَّةَ


“Barangsiapa yang dapat menjamin bagiku sesuatu yang berada di antara jenggotnya (yaitu mulut, pen.) dan di antara kedua kakinya (yaitu kemaluan, pen.), maka aku akan menjamin baginya surga.”

SPMI 2023

PEDOMAN KEBIJAKAN SPMI  https://drive.google.com/file/d/1wekIXuWdmWfP58ozGgbY07qEkzI8o2nF/view?usp=sharing LAPORAN AUDIT MUTU INTERNAL (AMI) https://drive.google.com/file/d/1x_8StL2mqmHK4fjGlCYSR_tbdQvVFWBM/view?usp=sharing MANUAL SPMI https://drive.google.com/file/d/159mSgP-Q-EX3AogOZiIBvTCW33Ok319M/view?usp=sharing
Posted in LPM

Link Siakad Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Lumajang

Portal Asdos: https://asdos.stkipmuhlmj.ac.id/ Portal Dosen: https://dosen.stkipmuhlmj.ac.id/ Portal Orang Tua: https://ortu.stkipmuhlmj.ac.id/ Portal PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru): https://pmb.stkipmuhlmj.ac.id/ Portal Mahasiswa https://mhs.stkipmuhlmj.ac.id/  

Dialog Kebangsaan Menuju Generasi Emas Indonesia 2045, Melalui Pendidikan Berkualitas, Berkompeten dan Berdaya Saing Tinggi.

Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Lumajang berdialog dengan Bang Pur (sebelah Kanan).

Dialog Kebangsaan Menuju Generasi Emas Indonesia 2045, Melalui Pendidikan Berkualitas, Berkompeten, dan Berdaya Saing Tinggi. Beertempat di aula STKIP Muhammadiyah Lumajang, kegiatan ini diisi oleh Bapak Muhammad Nur Purnamasidi ( Bang Pur) anggota komisi X DPR RI, dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa STKIP Muhammadiyah Lumajang.

Dalam sambutannya ketua STKIP Muhammadiyah Lumajang, menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Purnomosidi Kareana telah berkolaborasi dengan kampus sehingga mampu meningkatkan kuantitas mahasiswa baru di STKIP Muhammadiyah Lumajang, melalui program KIP kuliah.

Pada kesempatan ini, Bang Pur menyampaikan bahwa untuk mencapai sesuatu kita perlu memiliki visi misi, dan motivator. Bang Pur juga menyampaikan agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, setidaknya melakukan literasi setiap satu jam dalam sehari. Beliau juga berpesan agar generasi muda tidak takut melakukan hal yang berbeda, karena perbedaan itulah yang akan membuat perubahan. Pada penutupan kegiatan Bang Pur selaku anggota DPR RI komisi X memberikan bentuk simbolis pemberian dana KIP kepada dua mahasiswa STKIP Muhammadiyah Lumajang, yang diwakili oleh Fika Wahyu Septi Wali dan Muhammad Arif.

Beliau juga memberikan tantangan kepada mahasiswa untuk membuat sebuah artikel dengan tema "Siapa Bang Pur" dan akan dipilih 10 terbaik, pengumuman pemenang akan diumumkan tujuh hari kedepan dan mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp. 1.000.00,-. Tantangan ini diberikan kepada mahasiswa murni supaya mahasiswa termotivasi untuk membaca artikel tokoh, dan bukan merupakan kegiatan kampanye, tutup anggota DPR RI komisi X tersebut.

*Jurnalis Bestari

KPU Lumajang dan Polres Lumajang Goes To Campus “Nobar Kejarlah Janji”

Pada hari Sabtu 28 Oktober kemarin bertepatan dengan hari sumpah pemuda KPU dan Polres Lumajang bekerjasama dengan IMM kabupaten Lumajang mengadakan kegiatan nonton bareng film "Kejarlah Janji" di aula gedung dakwah Muhammadiyah Lumajang. Acara nonton bareng ini dihadiri oleh 142 mahasiswa Kabupaten Lumajang, Film kejarlah Janji Menceritakan kisah serba-serbi pemilu di desa, Kejarlah Janji' membawa kita ke dunia pemilihan kepala desa di sebuah desa kecil. Dalam cerita ini, kita mengenal Janji Upaya, seorang lurah yang sedang memasuki pemilihan kepala desa lagi, Seiring berjalannya cerita, kita akan menyaksikan keterkaitan Janji dengan seorang ibu tunggal dan tiga anaknya yang tengah mencari jati diri, dalam edukasi politik dan kewarganegaraan sarat dengan pesan-pesan tentang pentingnya partisipasi dalam pemilihan dan kewarganegaraan yang baik. Film ini juga mempromosikan kesadaran politik dan mengajak generasi muda untuk tidak golput pada pemilihan berikutnya. Pilih pemimpin harus cari rekam jejaknya, memilih pakai nalar jangan sentimen, pemilu bukan untuk beradu  plolitik yang tidak sehat ialah  politik uang, penyebaran hoax dan bisa terbawa ke masyarakat sbagai pemuda boleh menjadi pendukung tapi tidak tidak boleh fantatisme Film ini KPU berkolaborasi dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop. Film " kejarlah janji" di bintangi oleh para pemain utama seperti Ibnu Jamil, Cut Mini, dan Shenina Cinnamon, memberikan penampilan akting yang ciamik. Dalam acara tersebut IPDA Supian Hadi anggota Polres Lumajang, mengatakan bahwa film Kejarlah Janji merupakan produk edukasi dari KPU yang disajikan kepada mahasiswa, yang bertujuan untuk mensukseskan giat pemilu 2024. Dia juga menambahkan agar para mahasiswa mampu memberikan masukan, dan pemahaman kepada saudara, keluarga, dan rekan-rekan supaya aktif dan turut andil dalam kegiatan pemilu. Selain IPDA Supian Hadi, acara tersebut juga dihadiri oleh ketua STIT Muhammadiyah Lumajang, dalam sambutannya, Eva Andriani berharap mahasiswa mampu mantapkan calon pemimpin yang akan dipilih, dan tida golput karena satu suara sangatlah berarti. Hasyim Asy'ari sebagai perwakilan KPU Lumajang, mengatakan bahwa jumlah pemilih pemula atau pemilih muda di Indonesia berjumlah lebih dari 20% dan menjadi ujung tombak pemilu. Dia juga menambahkan bahwa ada dua tolak ukur pemilu, yang pertama indeks partisipasi pemilu (IPP) yang merupakan tolak ukur dari segi kuantitas atau jumlah, target nasional pemilu adalah 77% dan Jatim 82%, dan berharap secara indeks partisipasi pemilu (IPP) kabupaten Lumajang lebih dari 82%, dan yang kedua yakni quality atau kualitas, tolak ukur ini masih sedikit susah karena banyak parameter yang secara kualitas, pemuda menjadi sandaran untuk menentukan kualitas pemilu, karena biasanya mengedepankan rasionalitas, dan tidak mudah termakan hoax. Harapan KPU kepada pemilih pemula sebagai pemilih yang rasional, dan benar-benar objektif, tidak termakan oleh black campign, tidak termakan oleh hoax. Ditulis oleh: Linda Nur Hayati Kamera:  Yfrin Nasri Qurrotul Aini

Cetak Jurnalis Muda, STKIP Muhammadiyah Lumajang Gelar Diklat Jurnalistik Bagi Anggota Baru

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik STKIP Muhammadiyah Lumajang menggelar diklat jurnalistik bagi anggota baru. Kegiatan yang berlangsung di Aula STKIP Muhammadiyah Lumajang Sabtu, 07 Oktober 2023 ini diadakan dalam rangka meningkatkan keahlian dibidang jurnalistik. Diklat diikuti oleh 17 mahasiswa yang tergabung dalam UKM Jurnalistik STKIP Muhammadiyah Lumajang. 

Septi Kartika Sari, M. Pd yang merupakan Pembina UKM Jurnalistik hadir sebagai narasumber dalam acara diklat. Hadir juga dalam kegiatan tersebut Presiden BEM Irma Nadira serta seluruh anggota UKM Jurnalistik. Dalam sambutannya, Dosen Pembina UKM Jurnalistik Septi Kartika Sari, M. Pd menyampaikan, selama ini pihaknya mendorong mahasiswa mengembangkan berbagai keterampilan, termasuk di bidang literasi dan jurnalistik.

 “Saat ini ada 5 UKM di STKIP Muhammadiyah Lumajang. Khusus UKM Jurnalistik akan di upayakan ikut serta dalam peliputan kegiatan akademik maupun ekstrakulikuler di kampus”, ujar Septi Kartika Sari, M. Pd selaku dosen pembina dalam UKM Jurnalistik ini. Pada acara inti, Septi Kartika Sari, M. Pd tersebut menjelaskan, setiap berita harus diangkat dari fakta, didukung data serta dilengkapi dengan konfirmasi agar produk berita balance atau berimbang dari berbagai sisi.

Picture2

Selama diklat ini berlangsung, para mahasiswa STKIP Muhammadiyah Lumajang sangat antusias dalam mengikuti diklat. Banyak dari mereka yang masih tetap bertahan sampai saat ini, setelah pengukuhan menjadi anggota ukm. Masih banyak anggota baru yang masih semangat karena mereka sudah berniat untuk terus melanjutkan sampai kedepannya. Dan dapat dilihat semangat anggota baru yang sangat besar untuk tetap lanjut mengikuti diklat sampai selesai.

 

Dengan demikian, UKM Jurnalistik dapat menjadi wadah bagi anggota baru untuk belajar dari awal dan mengembangkan bakat yang mungkin sudah mereka punya. Dan dapat menjadi keluarga kedua bagi anggota baru maupun anggota lama. 

Heboh! Terjadi Pertarungan Sengit Per-Ukm Di Lapangan STKIP Muhammadiyah Lumajang

Pada sabtu tanggal 7 oktober STKIP MUHAMMADIYAH LUMAJANG  mengadakan acara diklat ukm sampai selesai pada minggu pagi. UKM yang mengikuti diantaranya jurnalistik, tari, musik, teater dan futsal. Serangkaian acara dilaksanakan. Seperti pemberian materi manajemen dan organisasi pada sesi awal. Dilanjutkan game singkat sebelum isoma, setelah itu barulah materi kedua diberikan. Pada sesi materi kedua, masing-masing ukm dipisah. Karena, setiap ukm memiliki ruangan untuk sesi materi sendiri-sendiri. Setelah materi selesai para peserta diklat diberi istirahat sebentar sebelum lanjut ke sesi lomba masak per-ukm. Lomba masak nampak ramai dan seru. Setiap ukm memperlihatkan kekompakan antar anggota. Begitupun mendukung kedekatan antar anggota lama dan baru di masing-masing ukm. Mencakup semester 1, 3, dan 5. Perlombaan ini dimenangkan oleh ukm tari dengan masakan salad buah yang segar. Pada hari kedua dipagi hari setelah senam bersama, acara makin memanas. Dikarenakan game seru dimainkan per-ukm pagi itu. Game pertama mengandalkan kefokusan tiap anggota kelompok. Yaitu setiap ukm dibentuk baris memanjang ke belakang  dengan tangan masing-masing anggota memegang bahu anggota lain. Peraturannya adalah harus mengikuti instruksi dari kakak panitia tanpa barisan tersebut terputus. Selanjutnya  adalah lomba kekompakan, dimana setiap anggota ditutup matanya dengan satu ketua berdiri di barisan paling depan sebagai penginstruksi. Tugasnya adalah mengambil sampah, bagi yang terbanyak akan menang. Serangkaian lomba terakhir adalah balap karung dan bakiak. Pertarungan pada lomba balap karung dan bakiak terlihat sangat heboh. Ada yang terjatuh bahkan kesusahan saat memulai perlombaan tersebut. Namun para pelomba sangat suportif untuk menang. Tidak memandang lawan laki-laki atau perempuan mereka sama-sama bersaing. Pada perlombaan ini pemenang didominasi oleh ukm musik. Setelah lomba selesai, pada peserta diklat dibagi per-ukm untuk bersih-bersih di wilayah kampus. Dan acarapun berakhir dengan upacara penutupan sekaligus bagi-bagi souvenir dari BEM STKIP MUHAMMADIYAH LUMAJANG. Mardiatus.

Pembekalan KKN 2023

Kamis 20 juli 2023, Kampus STKIP-STIT MUHAMMADIYAH Lumajang, mengadakan kegiatan untuk mengedukasi mahasiswa mengenai kegiatan KKN, mahasiswa yang nantinya akan melaksanakan kegiatan KKN dibekali terlebih dahulu dengan informasi informasi penting diantaranya, informasi mengenai lokasi kkn, dosen pendamping lapangan dan pedoman mengenai pelaksanaan kegiatan KKN.

Dalam kegiatan pembekalan ini Mahasiswa STKIP-STIT MUHAMMADIYAH LUMAJANG juga memaparkan Program kerja yang akan mereka laksanakan dalam kegiatan KKN.

KKN tahun ini mengusung tema "SINERGI MUDA MEMBANGUN DESA UNTUK LUMAJANG BERKEMAJUAN", tujuan KKN tahun ini sesuai dengan tema yang diangkat diharapkan mahasiswa STKIP-STIT Muhammadiyah Lumajang membantu membangun desa dengan adanya kegiatan KKN ini.

*Kegiatan Pembekalan KKN dan Foto Mahasiswa mempresentasikan program kerjanya.

Menelisik Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah di Era Digitalisasi

Sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan bahwa sore ini 24 Juni 2023 pukul 15.00 WIB STKIP Muhammadiyah Lumajang mengadakan seminar yang mengusung tema "Menelisik Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah di Indonesia". Seluruh mahasiswa antusias untuk menghadiri acara seminar tersebut. Pada seminar kali ini terdapat dua narasumber utama yakni Dr. Astri Widyaruli Anggraeni, MA yang merupakan Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Jember, dan Bapak Wahyu Gasti Timor Rando, M.Pd dosen dari STKIP Muhammadiyah Lumajang.

Dalam seminar tersebut poin penting yang perlu kita cacat yakni mengenai kecakapan yang diperlukann untuk menghadapi fenomena pergeseran pada abad 21 diantaranya, 1.Literasi Dasar yang meliputi a. Literasi membaca, b. Literasi numerik, c. Literasi TIK, d. Literasi IPA, e. Literasi finansial, f. Literasi budaya dan masyarakat. 2.Kompetis, dimana mahasiswa di tuntut untuk mampu menyelesaikan permasalahan yang bersifat kompleks, dan yang terakhir adalah Karakter dimana mahasiswa mampu mengahadapi perubahan pesat pada saat ini. Dr Astri Anggraeni mengatakan "Kita adalah salah satu aset bangsa yang harus mengembangkan bahasa, tanpa melupakan bahasa daerah, cintai bahasa nasional mu tapi jangan lupakan bahasa daerahmu" dari pesan tersebut kita dapat mengambil makna, Dimana bahasa nasional dan bahasa daerah merupakan bahasa yang sama-sama harus kita jaga dan kita lestarikan, suapaya tidak punah dari peradaban.

Ketua STKIP Muhammadiyah Lumajang, Eny Nurwahyuni, S.H., M.Si mengatakan ini merupakan seminar pertama yang diselenggarakan oleh STKIP Muhammadiyah Lumajang. melalui seminar ini, beliau berharap supaya dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik di STKIP Muhammadiyah Lumajang.

*Dokumentasi oleh Linda Nur Hayati Jurnalistik STKIP Muhammadiyah Lumajang